Sejarah Pengembangan jQuery

Febri Hidayan Komentar

Sejarah jQuery

Jquery Pertama kali dikembangkan oleh Jhon Resig pertama kali pada tahun 2005, saat itu dia terinspirasi dari kode Behavior, ketika itu Jhon merasa kode kode behavior tidak elegan dan bahkan sangat jelek. maka dia mulai memikirkan cara membuat library yang handal dan ringan untuk javascript , maka lahirlah JQUERY pada 14 januari 2006, direlease lah versi pertama dari Jquery dan sampai sekarang masih terus dikembangkan dan disempurnakan.

Semenjak dirilis pertama kali oleh john Resig, jQuery telah mencuri perhatian para developer web. Buktinya, pada tahun-tahun berikutnya jQuery telah banyak digunakan oleh website – website terkemuka di dunia seperti Google, Microsoft, intel , Nokia, Oracle , IBM, DELL, BBC, NBC, ESPN, EAPN, EA Sport, Twitter, Facebook, Amazon, Techorati, Youtobe Apple, WordPress, Mozila, Netflix , Digg, Time, dan masih banyak lagi. Bahkan website lokalpun tidak mau ketinggalan, Lihat saja Detik, Studio 21 (21cineplex.com). Indosiar, Vivanews, Kompas, termasuk Pincuran.com tentunya dan lain-lain.

Sekarang JQuery dikembangkan oleh team developer yang dipimpin oleh Dave Metvin.Dipakai oleh lebih dari 65% dari 10 juta pengguna website yang paling sering dikunjungi. JQuery menjadi Library Javascript yang paling popular Sekarang.

Script JQuery  dibuat untuk memudahkan pengaturan document seperti menyeleksi object dengan element DOM dan membuat aplikasi dengan AJAX. Jquery juga menyediakan layanan atau support  para developers untuk membuat plug-ins di dalam bahasa Javascript tentunya. Sehingga memungkinkan para developer website membuat website lebih interaktif dengan animasi, efek – efek, tema dan widget. Dengan menggunakan JQuery kita bisa meluapkan kreatifitas untuk membuat website dinamis atau website aplikasi menjadi keren.

Microsoft dan Nokia telah mengumumkan akan mengemas JQuery di platform mereka. Microsoft awalnya mengadopsinya dalam Visual Studio  untuk digunakan dalam ASP.NET AJAX dan ASP.NET MVC Framework, sedangkan Nokia akan mengintegrasikannya dalam kerangka Web Run-Time mereka.

Category Blog jQuery


Write a Reply or Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.