Belajar Dasar jQuery Part 1 – Pengertian jQuery

Febri Hidayan Komentar

Pengertian jQuery

jQuery adalah sebuah library dari JavaScript yang menyediakan beberapa fasilitas yang dulunya haarus menual oleh user, namun sekarang cukup dipanggil dan dijalankan dengan mudah. Library merupakan kumpulan sebuah kode kode yang siap pakai bagi seorang programmer, untuk memudahkan seorang programmer membuat sebuah website dengan library siap pakai Anda bisa juga mendownload library jQuery dari Google Developers bisa langsung akses di https://developers.google.com/speed/libraries/.

jQuery mempunyai beberapa semboyan yaitu Write Less, Do More. jQuery dirancang untuk memperingkas kode kode JavaScript. jQuery sendiri sangatlah ringan dengan kecepatan untuk menangani dokumen yang ada di HTML, menengani event yang ada, membuat animasi seperti gambar ataupun teks, dan juga interakasi AJAX. jQuery juga dirancang untuk mengubah cara penulisan yang ada pada JavaScript. Sebelum Anda memulai memperlajari jQuery, Anda harus mempunyai pengetahuan dasar mengenai HTML, CSS, dan JavaScript.

Dengan adanya jQuery kita tidak perlu repot repot untuk membuat suatu halaman web yang akan kita jadikan aplikasi wen, jika dilihat dari sourcenya akan terlihat seperti dokumen HTML biasa, ridak hanya itu JavaScript yang terlihat langsung. Teknik pemogramaan web seperti ini disebut sebagai Unobstrusive JavaScript programming.

jQuery merupakaan salah satu library yang membuat program web disisi Client, tidak terlihat sebagai pemograman JavaScript biasa yang kita ketahui sendiri, yang kita lakukan harus secara ekspisit disisipkan pada sebuah dokumen web. Pada teknik pemograman sisi Client dengan menggunakan JavaScript biasa, setuap elemen yang akaan memiliki event, akan secara eksplisit terlihat ada event yang dilekatkan pada elemen tersebut.

Keunggulan yang ada pada jQuery

Ada pula keunggulan-keunggulan dari jQuery sendiri yang bisa kita manfaatin untuk mengembangkan aplikasi web yang kita inginkan. Lihat keunggulannya sebagai berikut:

Mengakses bagian halaman tertentu dengan mudah.

Tanpa adanya library Javascript khusus, untuk mengakses suatu bagian tertentu dari halaman, harus mengikuti aturan Document Object Model (DOM) dan pengaksesan harus secara spesifik menyesuaikan dengan struktur HTML. Dengan kata lain, pengaksesan bagian tertentu dari halaman sangat tergantung  pada struktur dari HTML. JQuery menawarkan cara yang mudah (bahkan sangat mudah) dalam mengakses bagian tertentu dari halaman. Pengaksesan juga tidak terlalu bergantung pada struktur HTML.

Mengubah tampilan bagian halaman tertentu.

CSS (Cascading Style  Sheet) menawarkan metode yang cukup handal dalam mengatur dan mempercantik halaman web. Namun terkadang CSS punya kelemahan yang cukup mengganggu, yaitu beberapa perintah CSS tidak didukung oleh semua browser. Cukup merepotkan jika kita harus mendesign halaman web dengan beberapa CSS sekaligus. Sekali lagi JQuery menawarkan solusi untuk mengatasi hal  tersebut. Dengan JQuery, “kesenjangan” yang  terjadi antara browser dalam urusan CSS akan tertutup dengan baik.

Mengubah isi dari halaman.

Jaman dulu (baca:sebelum JQuery lahir) cukup sulit jika kita akan mengubah sebagian isi dari halaman. Mengubah disini dapat berarti mengganti teks, menambahkan teks atau gambar, mengurutkan suatu daftar (list), menghapus baris tabel dan sebagainya. Dengan JQuery, hal tersebut dapat dilakukan dengan hanya beberapa baris perintah.

Merespond interaksi user dalam halaman.

Website yang baik tidak cukup digambarkan dengan user-interface dan tampilan yang memukau. Namun lebih dari itu, bagaimana pengunjung dapat berinteraksi dengan website dan dapat mengatur tampilannya sendiri. Interaktivitas sangat bergantung bagaimana pemrograman yang dipakai dalam menangani event-handling. Javascript sendiri memiliki beberapa event-handling seperti onclick untuk menangani event saat terjadi click. Namun demikian, event handling pada Javascript terbatas pada object-object tertentu, dan jenisnya pun terbatas. JQuery melengkapi semuanya dengan tambahan penanganan event-handling yang semakin mudah.

Menambahkan animasi ke halaman.

Animasi seringkali disertakan dalam suatu halaman web untuk menambah kecantikannya. Saat ini animasi masih cukup digemari oleh para peselancar situs. Animasi dapat dibuat dalam berbagai gaya, ada yang menggunakan Flash, gambar bergerak (GIF), video, dan sebagainya.  Masing-masing tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. JQuery sendiri menawarkan konsep animasi (walaupun masih sederhana) yang cukup apik namun ramah bandwidth alias ringan. Salah satu animasi yang bisa dibuat dengan JQuery adalah fading jika terdapat suatu bagian dari halaman ditambahkan atau dihilangkan.

Mengambil informasi dari server tanpa me-refresh seluruh halaman.

Mengambil informasi dari server tanpa refresh halaman merupakan salah satu konsep dasar dari yang namanya AJAX (Asynchronous Javascript and XML). Pada penerapannya, cukup ribet jika harus membangun website dengan konsep AJAX, saat ini banyak library khusus yang berusaha mempermudahnya. JQuery merupakan salah satunya.

Menyederhanakan penulisan Javascript biasa.

Memiliki semboyan jQuery adalah “Writeless, do more” yang telah saya sampaikan diatas atau dengan kata yang lain kesederhanaan dalam penulisan code, akan tetapi manghasilkannya tampilan yang lebih sederhana. Sebenarnya inilah yang menjadi daya tarik tersendiri buat para programmer untuk menggunaankan jQuery.

Category jQuery


Write a Reply or Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.